"Bulan" karya Tere Liye


Sinopsis: 

“Namanya Seli, usianya 15 tahun, kelas sepuluh. Dia sama seperti remaja yang lain. Menyukai hal yang sama, mendengarkan lagu-lagu yang sama, pergi ke gerai fast food, menonton serial drama, film, dan hal-hal yang disukai remaja. Tetapi ada sebuah rahasia kecil Seli yang tidak pernah diketahui siapapun. Sesuatu yang dia simpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan dengan tangannya. Namanya Seli. Dan tangannya bisa mengeluarkan petir.”


Tokoh dan Penokohan:

  • Ily adalah seorang teman yang disiplin dan setia kepada Raib, Seli, dan Ali. Ily pun berasal dari Klan Bulan. Kondisi fisik Ily juga kuat, ia sudah terbiasa menghadapi situasi darurat. 
  • Raib berusia 15 tahun. Dari kecil ia suka bermain petak umpat. Saat mulai beranjak dewasa, ia menyadari bahwa dirinya dapat menghilang jika ia mau.
  • Seli adalah sahabat dari Raib. Ia berasal dari Klan Matahari dan dia dapat mengeluarkan petir melalui tangannya.
  • Ali adalah seorang yang sangat pintar. Ia dapat menciptakan berbagai macam alat dengan teknologi canggih dan memiliki kekuatan menjadi beruang. Ia berasal dari Klan Bumi.
  • Fala-tara-tana IV adalah ketua konsil dari klan Matahari yang sangat jahat. Ia mempunyai kekuatan petir dan telekinetik.
  • Si Tanpa Mahkota adalah seorang keturunan murni yang ke-20 dari kalangan bangsawan, anak seorang raja. Ia menjadi jahat karena pengkhianatan.
  • Miss Selena adalah seorang guru yang tegas dan tidak memaklumi peserta didik yang melanggar aturan, ia juga adalah seorang pengintai dari klan Bulan. Selena memiliki berbagai kemampuan.
  • Av adalah seorang pustakawan di perpustakaan pusat kota Tishri di klan Bulan. Usianya sudah ribuan tahun. Ia mempunyai kemampuan berupa teknik penyembuhan dan teknik pelindung.


Alur cerita:

Alur yang dipakai pada novel ini yaitu alur campuran karena sering menceritakan kilas balik atau kejadian yang sudah terjadi sebelumnya


Latar:

  • Latar suasana pada novel 'Bulan' karya Tere Liye beragam. Sewaktu memasuki dunia klan matahari, latar suasananya menyenangkan. Ketika mengikuti lomba, latar suasananya menjadi mendebarkan. Dan ketika Ily terkena serangan, latar suasananya menjadi sedih.
  • Latar tempat novel Bulan berlatar dari sekolah, tempat keempat anak itu menjalin persahabatan. Rumah Seli, tempat awal saat perjalanan mereka baru akan dimulai. Rumah ibu Hanna, tempat terjadinya pertempuran. Klan Matahari, tempat keempat sahabat itu mengikuti Festival Bunga Matahari. Serta berlatar di stadion.
  • Latar waktu pagi (hal 33), siang (hal 34), dan malam (hal 51).

Amanat: 

Novel Bulan mengingatkan kita bahwa persahabatan ialah hal yang penting di dalam hidup kita dan rasa kekeluargaan yang tinggi membuat kita lebih kuat menjalani kehidupan. Unsur tolong-menolong, kedisiplinan, serta pantang menyerah tergambarkan pada novel ini. 

Komentar